By Sasang Priyo Sanyoto  Article Published 26 October 2013
 
 Baret adalah peci yang bentuknya bundar pipih yang biasa di pakai oleh mahasiswa atau tentara.  Warna baret dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Polri berbeda-beda antara satu sama yang lainnya.  Baret ungu biasa di pakai oleh Kesatuan Marinir Angkatan Laut misalnya.  Ada juga baret merah dengan logo Tribhuana Chandrasa (Lambang Kopassus) di pakai oleh Angkatan Darat di Kesatuan Kopasus dan baret biru tua di pakai oleh Kesatuan Brimob di Kepolisian.  
Baret TNI, Polri, Pramuka
Baret hitam dengan lambang Pussenkav di pakai oleh Kesatuan Batalyon Kavaleri (Yonkav) yaitu batalyon pasukan kavaleri Tentara Nasional Indonesia (TNI).  Baret warna hitam juga di pakai di Mabes TNI dan di Basarnas.  Kemudian ada Baret warna cokelat dengan lambang Pussenarmed di pakai di kesatuan Artileri Pertahanan Udara(Arhanud) dan Artileri Medan (Armed) Angkatan Darat.
 
  
Baret hijau merupakan Baret yang paling sering di jumpai.  Di pakai di Kostrad, baret ini di pakai dengan lambang Cakra Sapta Agni (Lambang Kostrad).  Yang kedua Baret Infanteri : (Di bawah organik Pussenif atau Kodam), juga berwarna hijau dengan lambang Pussenif.  Dan baret berwarna hijau yang ke tiga adalah Baret Perhubungan, berwarna hijau dengan lambang Dithubad.
 
Baret berwarna abu-abu di pakai di Direktorat Zeni Angkatan Darat atau disingkat Ditziad.  Polisi militer juga menggunakan baret, warna yang dipakai adalah baret biru muda dengan lambang pistol bersilangs serta TNI Angkatan Udara juga memakai baret yang berwarna oranye atau yang biasa kita kenal dengan baret jingga.
 
Selain TNI, dan Polri, baret juga di pakai oleh Pramuka.  Baret yang di gunakan oleh para Pramuka adalah berwarna coklat tua yang sesuai dengan seragamnya.  Baret Coklat ini yang biasa kita lihat di sekolah-sekolah dan dikenakan saat menggunakan seragam pramuka.
 
 

Meskipun di produksi dalam jumlah besar,  topi baret akan di buat dalam beberapa ukuran. Ukuran dari baret ini ada beberapa macam mulai dari 56, 57 dan lain sebagainya. Semakin kecil angka pada ukuran maka akan semakin kecil pula keliling lingkar kepala pada baret. Sedangkan semakin besar ukuran maka lingkar kepala juga semakin besar.
 
Misalkan saja, ukuran baret 58 adalah ukuran baret untuk pengguna dengan lingkar kepala 58 cm. Jangan khawatir terlalu besar atau terlalu kecil karena baret warna merah ini terdapat tali tambahan yang bisa di gunakan untuk mengatur besar kecilnya tali agar pas dengan ukuran kepala penggunanya.
 
Sedangkan bahan yang di gunakan untuk membuat baret adalah bisa dengan bahan wool atau juga dengan bahan laken. Sekilas, keduanya memang seperti tidak ada perbedaan khususnya bagi orang awam. Namun, bahan wool akan lebih awet dan tahan lama bila di gunakan sebagai bahan baku baret. Harga dari bahan wool juga lebih mahal dari bahan laken. 
 
Sebaliknya, untuk bahan laken meskipun juga layak dan bisa di gunakan sebagai bahan baku baret namun kekuatan dan keawetannya tidaklah sama dengan baret yang di buat dari bahan wool. Keduanya sama-sama bisa di pilih mana yang sesuai dengan budget pembeli.
 
Baret Grosir Murah Online Refreshop.Net
 
Contoh baret dari bahan wool di Refreshop.
 
Maka dari itu, harga jual dari perbandingan kedua baret ini juga cukup besar. Bila baret wool harga di pasaran sekitar 70 ribu ke atas, maka baret wool harganya di bawahnya yaitu sekitar 30ribuan. Bila Anda ingin memesan berbagai jenis baret silahkan hubungi Refreshop di 081 334 82 9393 via telp/sms atau juga Whatsap. Refreshop bisa menyediakan baret dalam berbagai varian warna seperti baret warna merah, baret hitam, biru, cokelat, dan lain sebagainya. Dengan pengalaman lebih dari 6 tahun, Refreshop tahu apa yang di butuhkan pelanggan dan bagaimana spesifikasi teknis yang biasanya di perlukan oleh berbagai instansi dan kedinasan.
 
Referensi: KBBI, kaskus.co.id


Related Article