By Sasang Priyo Sanyoto  Article Published 06 April 2017
 
 Kalau Polisi pada umumnya seperti Polisi dari Kepolisian Republik Indonesia atau Polisi Militer mungkin kita sudah sering mendengarnya. Namun, kalau Polsuska, apakah Anda sudah pernah mendengar nama ini sebelumnya?
 

Beberapa waktu yang lalu kami mendapatkan permintaan untuk bisa menyediakan topi baret untuk polisi yang khusus bertugas di kereta api ini. Tidak hanya itu, embem yang menempel pada baret juga  termasuk pada paket ini. Sebagaimana yang telah kita ketahui, baret yang di pakai untuk polsuska sama dengan Baret TNI, Polisi, Kedinasan dan Pramuka namun beda warna saja.

 

Bagi yang mungkin belum pernah mendengar tentang polsuska, maka mungkin di sini akan di bagikan beberapa info tentang salah satu profesi yang bertugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat pengguna jasa angkutan kereta api, serta mengamankan aset-aset kereta api ini.

 

 Foto anggota Polsuska. Sumber Foto

Dulu, mungkin kita melihat anggota kepolisian yang bertugas dalam menjaga keamanan di kereta api ini. Namun, sekarang ini polsuska di bentuk kembali yang sebelumnya sempat di bubarkan.  Pembentukan polisi yang harus ramah saat bertugas ini juga karena adanya reformasi yang ada di tubuh manajerial PT KAI.

 

Polisi khusus kereta api ini di rekrut dari badan usaha jasa pengamanan (BUJP), TNI, atau juga Polri yang tentu saja anggotanya harus pensiun dini terlebih dahulu agar statusnya menjadi pegawai swasta biasa di lingkungan PT Kereta Api Indonesia yang merupakan salah satu BUMN di negara kita ini.

 

Baret Polsuska yang pelatihannya juga mirip pelatihan militer ini berwarna oranye atau kita biasa menyebutnya dengan warna jingga. Baret warna ini juga di pakai oleh pasukan Paskhas atau Pasukan Khusus di Angkatan Udara. Sedangkan seragam dari polisi yang membawa senjata stick, sten gun dan senjata api saat bertugas ini adalah warna biru gelap.  Sedangkan sepatu yang dikenakan adalah sepatu PDL atau sepatu dislap yang biasa di kenakan oleh anggota TNI dan Polri yang sama bentuknya dengan Sepatu TNI, Polri, Security dan Kedinasan. Dan untuk sabuknya, anggota polsuska menggunakan sabuk PDL atau yang biasa di sebut dengan kopelrim yang sama dengan kopelrim yang di gunakan di kemilteran dan kedinasan lain namun beda logo pada kepalanya.




Related Article