By Sasang Priyo Sanyoto  Article Published 13 April 2017
 
Setiap hal sepertinya memang memiliki latar belakang dan sejarah masing-masing. Begitupun juga dengan baret. Tapi, sampai dengan sekarang ini saya tidak tahu kenapa baret marinir berwarna ungu. Berbagai literasi di internet belum ada yang membahas masalah ini. Begitu juga dengan baret warna yang lain seperti baret merah kopassus, baret biru tua di polisi militer, baret hijau di TNI Angkatan Darat, baret cokelat di kepolisian, baret jingga untuk pasukan paskhas di TNI Angkatan Udara dan lain sebagainya. 

Yang jelas, penggunaan baret ungu di atur dalam peraturan khususnya dalam penggunaan seragam yang akan di kenakan selama bertugas. Begitu juga dengan baret ungu yang di kenakan di kesatuan marinir TNI Angkatan Laut di Indonesia.  (Silahkan baca juga : Inilah Aneka Jenis Warna Baret TNI Angkatan Darat )
 
Baret Ungu Ciri Khas Pasukan Marinir TNI Angkatan Laut Yang Di Buat Produsen Baret Dari Bahan Wool

Seperti ciri khas dari pasukan tempur lainnya seperti pasukan katak TNI AL, pasukan raider TNI AD , pasukan Paskhas TNI AU, dan lain sebagainya, maka baret marinir di kenakan miring ke kanan. Untuk anggota Basarnas, baret hitam yang di kenakan juga miring ke kanan. Berbeda dengan baret yang di pakai miring ke kiri yang menandakan pasukan di bidang penegakan hukum seperti Kepolisian atau di Polisi Militer. Untuk kedinasan dan organisasi masyarakat yang juga menggunakan baret, maka baret di pakai dalam posisi miring ke kiri atau kekanan sesuai dengan peraturan yang berlaku di masing-masing instansi tersebut. Salah satunya adalah Satpol PP dan lain sebagainya.
 
Baret warna ungu yang bagus adalah yang terbuat dari wool sebagai bahan utamanya. Untuk kualitas di bawahnya ada juga baret yang terbuat dari bahan laken yang lebih murah namun tidak seawet baret dari bahan wool. Harganya pun juga lebih murah dari baret wool. Baret dari laken biasanya menggunakan kain oscar sebagai tempat talinya. Sedangkan baret wool menggunakan kain dari katun sehingga lebih nyaman saat di kenakan.

Sekilas untuk orang awam memang cukup sulit untuk bisa membedakannya. Namun saat di kenakan, ada perbedaan yang cukup beda di antara kedua jenis baret tersebut. Agar tidak salah membeli ada baiknya kita menanyakan terlebih dahulu kepada penjualnya. Lebih baiknya bila kita bisa bertanya kepada produsen langsung karena biasanya produsen lebih paham akan jenis-jenis bahan baret seperti ini. 

Apalagi untuk memenuhi kebutuhan instansi kemiliteran dan kedinasan secara resmi, biasanya baret yang di buat haruslah sesuai dengan spesifikasi yang di tetapkan oleh bagian pengadaan. Bahan baku semua baret seperti salah satunya yang warna ungu pun juga harus memenuhi uji lab yang hasilnya harus memenuhi standar minimal yang sudah di tetapkan. Dan tidak semua toko jual baret ungu yang sesuai dengan standar tersebut. Biasanya, hanya toko dan produsen baret tertentu yang memproduksi sesuai spesifikasi khusus tersebut.
 
Salah satu baret yang berbahan wool dan kualitasnya memenuhi standar minimal yang biasa di tetapkan di spesifikasi teknis untuk TNI dan Polri adalah Baret di Refreshop. Mulai dari Baret Cokelat BRC1, Baret Hitam BRH1, Baret Merah BRM1, Baret Biru Muda BRBM1, Baret Biru Tua BRB1 dan lain sebagainya. Untuk warna yang lain yang tidak ada di katalog website Refreshop juga bisa di lakukan permintaan khusus yang nanti akan di buatkan sesuai dengan warna yang di inginkan oleh pelanggan. Seperti beberapa waktu yang lalu kami pernah mendapatkan permintaan untuk baret Gerindra yang berwarna merah hati.
 
Untuk harga, jangan khawatir karena Anda akan mendapatkan potongan harga khusus bila pemesanan dalam jumlah banyak. Terlebih bila memang permintaan untuk tender yang jumlah baret yang di pesan dalam jumlah banyak. (sp)


Related Article