By Sasang Priyo Sanyoto  Article Published 08 February 2017
 

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Atau STIS – kampus yang semula dinamakan Akademi Ilmu Statistik atau (AIS) ini adalah perguruan tinggi kedinasan dengan program D-IV. Ini juga dikelola Badan Pusat Statistik atau (BPS) dari tahun 1958. Kampus STIS telah mengemban visi sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi kedinasan dan berfungsi dalam mengembangkan atau menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Terutama dalam bidang statistika maupun komputasi statistik yang mendidik kader yang mempunyai kemampuan akademik/profesional. Jadi lulusan STIS termasuk tenaga yang dapat merencanakan dan juga melaksanakan penelitian, menjalankan analisis dalam bidang sosial-ekonomi sekaligus merencanakan dan mengembangkan program informasi.

Kurikulum telah buat sesuai perkembangan ilmu ekonomi, sosial, kependudukan, dan teknologi informasi. Selanjutnya proses dan metode dalam pembelajaran juga ditekankan untuk pengembangan ketrampilan pada bidang statistik maupun komputasi statistik. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Atau STIS memiliki dua program studi. Yakni Program Studi Statistika – untuk dua bidang peminatan, diantaranya Ekonomi dengan Sosial Kependudukan serta Program Studi Komputasi Statistik. Pada Program Studi Statistika akan menghasilkan tenaga ahli dalam bidang statistik ekonomi disertai tenaga ahli statistik dalam sosial-kependudukan. Sedangkan Program Studi Komputasi Statistik juga akan menghasilkan tenaga ahli dalam bidang komputasi dan juga sistem informasi.

 

Sejarah Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Atau STIS

Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Statistik atau disingkat (STIS) awalnya diberi nama Akademi Ilmu Statistik atau (AIS). Pada 11 Agustus 1958, seorang Perdana Menteri RI, saat itu Ir. H. Djuanda, telah mengeluarkan Surat Keputusan dengan No. 377/PM/1958 terkait berdirinya Akademi Ilmu Statistik atau (AIS). Tujuan penting pendidikan AIS ialah mendidik tenaga pelaksanaan kegiatan statistik dalam tingkatan semi ahli statistika sehingga mampu melaksanakan sekaligus mengembangkan perstatistikan nasional.

Di awal kampus AIS memperoleh bantuan dana dengan tenaga ahli oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa atau (PBB). Bantuan telah disalurkan lewat Statistical Research & Development Centre yaitu lembaga yang didirikan pemerintah Indonesia c.q. Pada Biro Pusat Statistik atau (BPS) yang bekerjasama dengan pihak PBB, dan United Nations Development Program atau (UNDP).

Di tahun 1964, badan BPS telah membuka kampus Perguruan Tinggi Ilmu Statistik atau (PTIS). Namun mahasiswanya terdiri atas lulusan AIS dengan dosen yang asalnya dari PBB dan juga alumni AIS. Tujuan utamanya ialah meningkatkan pendidikan bagi para lulusan AIS. Selanjutnya tahun 1965, bantuan yang disalurkan telah terhenti karena Indonesia telah ke luar dari perkumpulan PBB dan dari saat itu lah PTIS ditutup. Meskipun PTIS telah berhenti beroperasi, namun AIS tetap melakukan proses pendidikan.

Di tahun 1997 juga dilakukan peningkatan pada program Diploma III dan menjadi Diploma IV disetujui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi atau (Ditjen Dikti) Departemen Pendidikan & Kebudayaan lewat Surat No. 295/D/T/97 pada tanggal 24 Pebruari tahun 1997 terkait diperbolehkannya Akademi Ilmu Statistik dan Badan Pusat Statistik yang mengadakan Program Pendidikan D IV Statistika.

Setahun selanjutnya, Keputusan dari Presiden RI Nomor 163 Th. 1998 terkait STIS, status kelembagaan AIS telah berubah menjadi STIS. Ketika saat itu telah berdiri kampus STIS yang mempunayi dua jurusan yakni jurusan Statistika dengan jurusan Komputasi Statistik. Berdasarkan dengan Keputusan dari Presiden RI, maka status STIS merupakan sekolah tinggi kedinasan pada pelaksanaan pendidikan profesional. Akan tetapi Pembinaan teknis STIS telah dilaksanakan Menteri Pendidikan & Kebudayaan, serta pembinaan secara fungsional dilakukan Kepala BPS. Sampai tahun 2014 AIS/STIS telah meluluskan sebanyak 52 angkatan.

Pada pengelolaannya STIS selalu konsisten memberi status ikatan dinas atau (ID) untuk mahasiswanya, serta lulusannya telah diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil atau (CPNS) pada BPS seluruh wilayah Indonesia. Disamping itu STIS juga telah memberikan kesempatan untuk PNS BPS ataupun non-BPS dengan karyawan non pemerintah menjadi mahasiswa STIS.

 

Visi Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Atau STIS

Mampu Menjadi institusi pendidikan yang profesional dan berkualitas yang unggul dalam bidang statistic.

 

Misi Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Atau STIS

Mengadakan pendidikan tinggi dalam upaya menghasilkan ahli statistika berkualitas, unggul, serta berintegritasi.

Mampu melaksanakan penelitian dalam upaya penerapan & pengembangan ilmu serta teknologi dalam bidang statistik.

Melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bidang tatistic.

 

Tujuan STIS

Mampu menghasilkan ahli statistika berkualitas, unggul, serta berintegrasi.

Mampu menghasilkan penelitian bidang statistika yang bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait manfaat statistik.

 

Struktur organisasi

Untuk melaksanakan visi dengan misi programnya, organisasi STIS mempunyai unsur-unsur diantaranya :

Dewan Penyantun

Yang pertama ialah Dewan Penyantun STIS ialah Kepala Badan Pusat Statistik atau (BPS) serta pejabat eselon I yang lain. Dewan penyantun akan memberikan pengarahan sekaligus menetapkan kebijakan umum bagi penyelenggaraan pendidikan yang ada di STIS. Sedangkan susunan Pengurus pada Dewan Penyantun terdiri atas Ketua, Sekretaris, serta Anggota.

Unsur Pimpinan STIS

Selanjutnya Unsur pimpinan STIS yang terdiri dari Ketua dengan tiga Pembantu Ketua atau (Puket). Ketua dengan Puket diangkat serta diberhentikan Kepala BPS RI. Pihak Kepala bertugas untuk menyelenggarakan penelitian, pendidikan, dan pengabdian pada masyarakat sekaligus melaksanakan pengelolaan bagian tenaga kependidikan, administrasi STIS, mahasiswa, dan tenaga administrasi. Sementara Pembantu Ketua dalam Bidang Akademik atau (Puket I) bertugas membantu pelaksanaan penelitian, pendidikan, dan juga pengabdian masyarakat. Selanjutnya Pembantu Ketua di Bidang Administrasi atau (Puket II) bertugas membantu pelaksanaan kegiatan dalam bidang administrasi umum. Untuk Pembantu Ketua di Bidang Kemahasiswaan atau (Puket III) bertugas membantu pelaksanaan kegiatan konstruksi bagi para mahasiswa dan juga pelayanan kesejahteraan seluruh mahasiswa.

Senat STIS

Untuk Senat STIS sendiri merupakan badan normatif serta perwakilan tertinggi dalam lingkungan STIS. Sedangkan Anggota senat STIS diantaranya ialah unsur pimpinan, dengan unsur pelaksana akademik maupun unsur lain yang telah ditetapkan oleh senat STIS. Tugas dari senat STIS ialah memberi pertimbangan pada masalah merumuskan kebijakan akademik, kebijakan penilaian prestasi akademik, pengembangan STIS, serta pengembangan kecakapan kepribadian dari civitas akademika, norma, aturan maupun tolak ukur, dan juga kode etik baik pada penyelenggaran ataupun pengembangan pendidikan pada STIS.

Unsur Pelaksana Akademika

Bagian unsur pelaksana akademik diantaranya ialah Jurusan Statistika dengan Jurusan Komputasi Statistik, pihak Penelitian maupun Pengabdian kepada Masyarakat atau (UPPM), serta Kelompok Tenaga Fungsional. Bagian kantor fungsional pada unsur pelaksana akademik juga diangkat dan diberhentikan Kepala BPS dari usulan Ketua STIS sendiri.

Jurusan Statistika

Jurusan Statistika adalah unsur pelaksana akademik pihak STIS yang melakukan pendidikan profesional pada sebagian ataupun satu cabang saja ilmu pengetahuan serta teknologi tertentu. Selain oitu Jurusan Statistika juga mempunyai tugas untuk melaksanakan pendidikan serta pengajaran dalam bidang statistika.

Jurusan Komputasi Statistik

Selanjutnya Jurusan Komputasi Statistik ialah unsur pelaksana akademik di STIS yang menjalankan pendidikan profesional pada sebagian ataupun satu cabang dari ilmu pengetahuan serta teknologi tertentu. Sementara Jurusan Komputasi Statistik juga mempunyai tugas untuk melaksanakan pendidikan serta pengajaran dalam bidang komputasi statistik.

Dan masing-masing jurusan terdiri atas Ketua Jurusan, Unit Laboratorium, dan Sekretaris Jurusan. Ketua Jurusan mempunyai tugas untuk mengelola pelaksanaan pendidikan serta pengajaran sekaligus membangun civitas akademika. Sementara sekretaris Jurusan bertugas melakukan kegiatan pada urusan pelayanan administrasi seluruh kegiatan jurusan. Selanjutnya Unit laboratorium adalah sarana penunjang penyelenggaraan pendidikan pada Jurusan Statistika ataupun Jurusan Komputasi Statistik pada kegiatan akademik dengan administrasi yang memberi pelayanan pada penerapan teknik statistik, pengolahan hasil data penelitian dan pelayanan computer.

Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM)

Bagian Unit Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat termasuk unsur pelaksana akademik di STIS dalam bidang penelitian maupun pengabdian bagi masyarakat. Selain itu UPPM juga merupakan unit yang berfungsi menjalankan penelitian terapan dalam bidang teknologi statistika maupun komputasi statistic. Selanjutnya menyebarkan luaskan hasil penelitian terapan, lalu mengenalkan ilmu & teknologi pada bidang statistika ataupun komputasi statistik terhadap masyarakat sekaligus meningkatkan keterkaitan dalam program STIS terhadap kebutuhan masyarakat sendiri.

Kelompok Tenaga Fungsional

Sementara Kelompok tenaga fungsional dengan anggota beberapa dosen dan dibagi menjadi kelompok sesuai pada bidang keahliannya. Dosen-dosen pada setiap kelompok mempunyai tugas untuk melakukan pendidikan, penelitian, pengajaran, dan juga pengabdian bagi masyarakat berdasarkan bidang keahliannya. Ditambah lagi untuk membimbing mahasiswa dalam upaya pengembangan penalaran, minat, serta kepribadian mahasiswa.

Unsur Pelaksana Administrasi

Pada unsur pelaksana administrasi terdapat Bagian Administrasi Akademik & Kemahasiswaan (BAAK) serta Bagian Administrasi Umum atau (BAU). Sementara Pejabat struktural pada unsur pelaksana administrasi telah diangkat serta diberhentikan bagian Kepala BPS RI dari usulan Ketua kampus STIS.

Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK)

Bagian BAAK telah bertugas untuk melaksanakan pelayanan teknis serta administrasi bidang akademik & kemahasiswaan pada lingkungan STIS. BAAK juga terdiri atas Subbagian Administrasi Akademik melakukan Kerjasama yang mempunyai tugas menjalankan administrasi disertai kerjasama dengan pihak lembaga lain serta Subbagian Administrasi Kemahasiswaan yang mempunyai tugas menjalankan urusan pelayanan registrasi, administrasi kemahasiswaan, kesejahteraan mahasiswa, dan juga alumni.

Bagian Administrasi Umum (BAU)

Selanjutnya BAU yang bertugas menjalankan pelayanan administrasi dalam bidang kepegawaian, ketatausahaan, keuangan, perlengkapan, serta rumah tangga pada lingkungan STIS. Dalam BAU terdapat bagian diantaranya Subbagian Kepegawaian, Keuangan, Subbagian Tata Usaha serta Rumah Tangga. Pada Subbagian Kepegawaian bertugas menjalankan administrasi kepegawaian. Sementara Subbagian Keuangan melakukan administrasi keuangan, dan Subbagian Tata Usaha dengan Rumah Tangga bertugas melakukan administrasi seperti surat menyurat, kearsipan, menangani perlengkapan, maupun rumah tangga.

Unsur Penunjang

Bagian perpustakaan adalah salah satu unsur penunjang pada kegiatan akademik yang juga menyediakan layanan berbagai bahan pustaka maupun audio visual sebagai bahan kebutuhan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan teknologi, dan juga pengabdian bagi masyarakat untuk semua civitas akademika.

 

Lambang, Bendera dan Mars Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Atau STIS

1. Lambang

Logo kampus STIS berisi lambang-lambang seperti berikut ini:

Kerangka yang berbentuk segi lima punya sudut tumpul berwarna dasar hijau dengan garis luarnya berwarna hitam.

Selanjutnya Frasa dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik berwarna hitam.

Huruf-huruf untuk singkatan STIS juga diapit dengan gambar bunga punya daun enam berwarna hitam.

Ada Gambar nyala api disertai warna merah, garis luar warna kuning.

Untuk Simbol sigmanya berwarna putih, garis luarnya berwarna hitam.

 

Arti dari warna lambang STIS

Hijau artinya kebenaran.

Merah artinya keberanian.

Putih artinya kesucian.

Kuning artinya kewibawaan.

Hitam artinya Ketegasan.

 

Arti lambang STIS

Segi lima artinya STIS pada penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan falsafah Pancasila.

Gambar Nyala api ini berarti semangat dalam pengembangan ilmu statistik.

Selanjutnya Sigma pada logo berarti ilmu statistik.

1.Penggunaan Logo

Dalam Setiap kegiatan mahasiswa atau yang telah mengatasnamakan institusi STIS, maka mahasiswa wajib memakai logo STIS. Seperti kop surat, spanduk, jaket PKL, dan lainnya.

2. Bendera

Selanjutnya Bendera STIS punya ukuran panjang yakni 3 satuan dengan lebar 2 satuan. Warnanya kuning emas, bagian tengahnya bergambar logo STIS.

3. Mars STIS

Untuk Mars STIS telah diciptakan oleh Sugeng Arianto, M.Si. salah satu lulusan AIS pada angkatan XXVIII. Sedangkan syair lagu tersebut dibuat guna membangkitkan semangat membangun statistik nasional yang obyektif dan profesional. Nyanyian Mars STIS dikumandangkan dalam acara-acara STIS maupun peristiwa-peristiwa penting misalnya wisuda dan juga acara dies natalis.

 

Organisasi Kemahasiswaan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Atau STIS

Lembaga-lembaga yang terdapat di IMASTIS ialah Dewan Perwakilan Mahasiswa atau (DPM) dengan Senat Mahasiswa (SEMA). Lembaga DPM termasuk lembaga yang melakukan fungsi legislatif IMASTIS, yang mana DPM adalah pemegang kekuasan tertinggi pada IMASTIS melalui Sidang Umum DPM. Sementara Senat Mahasiswa (SEMA) pada STIS termasuk lembaga tertinggi kemahasiswaan dengan tugas menjalankan fungsi eksekutif. Lembaga SEMA menjadi sentral koordinasi maupun informasi serta mempunyai peran untuk penampung, penyalur, pengontrol, dan pengakomodir bakat, profesi, minat, serta kegiatan mahasiswa dalam lingkungan kampus STIS Jakarta. Sementara organisasi intra kampus dibawah Unit-unit Kegiatan Mahasiswa atau (UKM) seperti berikut ini.

Struktur Organisasi Mahasiswa

ROHIS

Yang pertama ialah ROHIS termasuk salah satu UKM dengan visi untuk memasyarakatkan nilai-nilai keislaman bagi seluruh masyarakat kampus di STIS dan punya misi untuk meningkatkan syiar Islam bersahabat pada seluruh kalangan dalam lingkungan kampus STIS.

ROHKRIS

Kemudian Rohkris ialah salah satu UKM untuk mewakili mahasiswa Kristen baik (Katholik ataupun Protestan) dalam beraktifitas keagamaan.

KOPMA

Yang ke tiga UKM KOPMAKOPMA STIS ialah badan bisnis ikatan mahasiswa STIS atau (IMASTIS) yang berperan dalam melayani keperluan mahasiswa STIS sekaligus menjadi sumber dana untuk kegiatan-kegiatan tertentu.

UKES

UKM Kesenian adalah wadah guna menghidupkan, mengembangkan, maupun melestarikan kesenian tradisional dan modern yang tersalur minat, bakat maupun kreativitas mahasiswa dalam lingkungan kampus STIS.

GPA CHEBY

Cheby adalah satu-satunya UKM untuk pecinta alam pada kampus STIS.

UKM BIMBEL

Kegiatan utama dalam UKM BIMBEL STIS hanya difokuskan untuk pengajaran, pendidikan maupun segala hal yang berkaitan dengan kegiatan akademik. Yang diadakan bagi mahasiswa STIS dan pihak lain selain mahasiswa STIS misalnya: siswa-siswi jenjang SD, SLTP, SLTA, serta lainnya.

UKM SES

Statistician English Society atau UKM SESUKM SES termasuk unit kegiatan mahasiswa untuk wadah para mahasiswa kampus Sekolah Tinggi Ilmu Statistik guna mengembangkan kemampuannya dalam berbahasa Inggris.

UKM NIHONGO BU

Awalnya, Nihongo Bu ada dibawah bendera UDIK atau (UKM Akademik). Tapi pada tahun 2008, kemudian UDIK dipecah hingga menjadi empat UKM yakni UKM BIMBEL, FORKAS, SES, dan NIHONGO BU.

UKM FORKAS

UKM FORKAS termasuk sebuah organisasi pengkajian ilmu statistik yang ada di bawah naungan Unit Kegiatan Mahasiswa Pendidikan atau (UKM Pendidikan) STIS. Yang punya visi untuk mewujudkan intelektual kampus. Selain itu FORKAS juga membawa misi untuk mengoptimalkan potensi mahasiswa lewat pengkajian statistik dengan teori dan juga aplikasi. FORKAS mempunyai 3 divisi utama, yakni: divisi Kajian & Seminar, divisi Penelitian, dengan divisi Penulisan. Inilah ulasan tentang berbagai profil  Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Atau STIS semoga bermanfaat.

 

Penulis: Agung

Sumber: 

 


Related Article