By Admin  Article Published 03 January 2017
 
 Tas ini biasa di gunakan oleh kemiliteran seperti Tentara Nasional Indonesia dan juga di beberapa instansi kedinasan yang bukan termasuk kemiliteran. Meskipun tas ini sepertinya sangat khusus di pakai oleh tentara, namun pada prakteknya banyak yang menggunakan tas ini. Khususnya untuk kegiatan pelatihan dan pendidikan di instansi yang proses diklatnya memang mirip kemiliteran. Maka dari itu, tas ini juga sangat pas di pakai oleh siswa dan siswi saat pendidikan dan pelatihan. Biasanya, selain tas ini juga di pakai Tas Ransel Punggung Besar Atau RPB.


Tas ini juga di sebut dengan tas tempur. Untuk yang biasa di gunakan, ada tambahan keterangan yang di cetak di kain yang di jahit di bagian dalam tas dengan sebutan Tas Tempur M 1945 sehingga tas ini juga biasa di sebut dengan sebutan itu. Maka dari itu, tas ini juga di desain sangat khusus sehingga bisa di pakai dengan peralatan lain seperti sabuk penyandang dan perlengkapan tempur lainnya seperti sangkur dan lain sebagainya.


Pada umumnya, yang biasa di gunakan untuk jatah TNI, tas RPK yang di pakai memang sesuai dengan spesifikasi yang di butuhkan. Salah satunya adalah penggunaan kain polyster coating.  Kain jenis ini memang di kenal sangat kuat sehingga tas menjadi sangat tahan di berbagai medan.  Baik di perairan, darat hingga di pegunungan yang terjal, tas ini sangat tahan di pakai di berbagai medan lapangan seperti itu. 


Dulunya, tas ini menggunakan jenis kain katun kanvas. Namun, sekarang ini penggunaan kain kanvas sepertinya sudah tidak di pergunakan kembali. Hal tersebut sepertinya sangat tepat karena kain katun kanvas memiliki kelemahan akan berat bila terkena air dan akan lama keringnya bila sudah basah terkena air. Hal itu sangat berbeda dengan sifat kain polyster coating yang sangat cepat kering bila terkena air karena sifat kain ini tidak mudah menyerap air.


Karena juga menggunakan bahan logam di beberapa bagian, maka bahan yang di gunakan adalah jenis bahan kuningan. Logam yang terbuat dari komposisi tembaga dan seng dengan kadar tembaga di antara 60-95% ini, terbukti cukup tangguh di paka untuk bahan asesoris tas RPK. Bahan ini juga di kenal dengan kelebihannya yaitu logam yang tahan karat. 


Webing yang di pakai juga merupakan webing yang mempunyai ketebalan tertentu yang sudah di tetapkan. Hal ini juga bertujuan agar tas RPK bisa tetap kuat untuk menahan beban yang cukup berat. Bahkan, RPK ini bisa sanggup menahan berat hingga cukup berat meskipun bukan termasuk jenis ransel barang. (sp)



 



Related Article