By Sasang Priyo Sanyoto  Article Published 20 April 2017
 
 

Mengenal Baret

Topi yang di gunakan oleh beberapa insansi dan kedinasan memang ada beberapa macam. Masing-masing topi memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing dan di pakai di kegiatan-kegiatan tertentu. Salah satu jenis topi yang di gunakan adalah topi baret atau biasa orang menyebutnya dengan baret saja atau berets. Bila mengacu pada artikel tentang baret di Baret Refreshop, maka baret adalah peci yang bentuknya bundar pipih yang biasa di pakai oleh mahasiswa atau tentara. Ada beberapa jenis warna baret, mulai dari baret ungu, baret biru, baret biru muda, baret merah, baret hitam, baret hijau, baret cokelat, baret jingga, baret abu-abu dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pengguna Baret

Baret yang berwarna biru ada dua jenis, yaitu baret biru muda dan baret biru tua. Baret biru tua biasa di gunakan oleh Brimob di Kepolisian, TNI Angkatan Laut dan juga beberapa kesatuan lainnya. Sedangkan baret biru yang lainnya adalah baret biru muda. Baret biru muda ini di pakai oleh Polisi Militer, Angkatan Udara, Paspampress, Pasukan PBB dan lain sebagainya.

 

Baret Biru Muda Provost Paspampres Pasukan UN PBB Produksi Pabrik Beret di Refreshop

Jenis Bahan Baret

Dilihat dari bahannya, maka baret biru tua memiliki beberapa jenis di antaranya  ada baret yang terbuat dari bahan laken dan ada juga baret yang menggunakan bahan dari wool. Secara sekilas, memang di antara kedua baret tersebut tida begitu nampak perbedaannya.  Namun, bagi yang sudah sering berkecimpung di dunia produksi baret maka perbedaan tersebut tentu lebih mudah untuk di kenali.

Baret dari bahan wool memiliki keunggulan di bandingkan baret dari laken. Selain lebih kuat, bahan wool juga terasa lebih kokoh sehingga lebih awet saat di gunakan. Maka dari itu, baret biru wool biasanya di gunakan sebagai baret jatah TNI atau baret jatah Polri serata jatah di kedinasan yang lainnya. Biasanya, untuk baret TNI atau baret Polri untuk jatah akan di buat dengan permintaan spesifikasi teknis secara khusus sehingga standarnya sudah jelas dan hasil akhir baret yang di produksi benar-benar berkualitas.

Akan tetapi baret wool lebih mahal dari pada baret biru laken. Maka dari itu, penggunaan baret wool hanya tertentu saja. Biasanya, untuk baret laken di gunakan untuk organisasi kemasyarakatan atau untuk security dan linmas. Selain itu, baret biru dari laken juga biasa di pakai untuk individu atau perorangan yang ingin memiliki cadangan baret di rumahnya selain baret yang biasa di pakai sehari-harinya.

Harga Baret 

Pada dasarnya harga baret yang ada di pasaran tentu berbeda-beda. Hal tersebut di karenakan ada beberapa mata rantai pemasaran antara produsen baret hingga ke toko perlengkapan TNI Polri, misalnya. Namun yang jelas, di antara perbedaan keduanya baret wool lebih mahal dari pada baret laken. Sebagai misalnya adalah Baret Biru Muda Laken BRBM2 di Refreshop yang harganya sekitar Rp. 30.000,-. Sedangkan untuk Baret biru muda wool BRBM1 yang juga di jual di sana harganya adalah Rp. 70.000,-. Harga tersebut adalah harga eceran untuk konsumen langsung. Sedangkan untuk pembelian grosir atau untuk jumlah besar, harga tersebut masih bisa berkurang jauh tergantung besar kecilnya permintaan. Semakin besar kebutuhan baret maka akan bisa semakin murah harganya karena ongkos produksi dari biaya pembuatan baret bisa lebih di tekan.

Untuk bisa memesan baret warna biru, Anda bisa memesan di Refreshop. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun dalam melayani berbagai pesanan baret, Refreshop menerima pesanan baret sesuai dengan permintaan pelanggan. Bila Anda memiliki spektek baret yang ingin di pesan, Refreshop juga bisa menerima pesanan tersebut sesuai dengan harapan pelanggan. Untuk informasi dan pemesanan, Anda bisa menghubungi di line telepon/sms atau Whatsap di 081 334 82 9393 atau juga di 0811 233 989. Untuk pemesanan dalam jumlah besar, Anda akan mendapatkan spesial harga untuk terutama untuk kebutuhan tender ataupun kebutuhan instansi dan kedinasan.



Related Article