By Sasang Priyo Sanyoto  Article Published 01 August 2016
 
 Dalam bertugas, seorang biasanya menggunakan topi sebagai kelengkapan seragamnya.  Topi mempunyai peran dan fungsi yang penting yaitu untuk melindungi kepala dari panas dan hujan.  Tentu saja, hal ini sangat bermanfaat bagi yang bertugas di bawah terik sinar matahari atau pun saat hujan turun di lapangan.  Maka dari itu, topi tidak pernah lepas dari seragam. Baik seragam pramuka, seragam tentara, seragam sekolah hingga seragam security ataupun seragam pegawai negeri sipil.
 
Topi, berdasarkan KBBI yang penulis dapat dari topi di Kamus Besar Bahasa Indonesia online kbbi.web.id di sana di jelaskan bahwa topi/to·pi/ n berarti : tudung kepala (terutama model Eropa);
-- baja topi terbuat dari baja (biasa dipakai tentara);
-- caping topi yang dibuat dari anyaman bambu, berbentuk lancip; capil;
-- cetok cepiau;
-- gabus topi yang bagian dalamnya berlapis gabus, biasanya berbentuk lonjong; -- jaksi topi pandan;
-- keledar helm pengaman;
-- pandan topi yang terbuat dari anyaman pandan;
-- pengaman topi sebagai pelindung kepala, dipakai oleh pengemudi dan penumpang sepeda motor atau pespa;
-- prop topi gabus;
 
bertopi/ber·to·pi/ v memakai topi: pelaku utama dalam lakon detektif itu selalu -- dan berkacamata hitam
 
Sedangkan kutipan dari Topi di Wikipedia, Topi adalah suatu jenis penutup kepala. Penggunaan Topi dimaksudkan untuk beberapa alasan. Umumnya digunakan sebagai aksesoris pakaian. Dalam beberapa upacara seremonial dan keagamaan penggunaan topi dapat menjadi keharusan.
 
Dari kedua definisi tersebut bisa di simpulkan bahwa topi adalah penutup kepala yang dikenakan dengan tujuan tertentu yang dibuat dari macam-macam bahan guna keperluan upacara serimonial yang terkadang menjadi keharusan/wajib di gunakan.   
 

Model dari topi memang bermacam-macam. Kita mengenal adanya topi rimba, topi pet atau bahkan topi baret. Topi pet pasti pernah kita kenakan saat kita masih bersekolah baik di SD, SMP, SMA atau di sekolah kedinasan. Begitupun juga dengan baret yang selalu di kenakan saat seragam pramuka kita pakai. Sedangkan topi rimba memang tidak semua orang menggunakannya. Topi ini biasa di gunakan oleh petugas lapangan seperti tentara, petugas pengaman hutan dan lain sebagainya. (Baca: Baret TNI, Polisi, Kedinasan dan Pramuka
 
 
Meskipun sederhana, sebuah topi juga tidak bisa di buat secara sembarangan. Topi yang bagus adalah topi yang dibuat dari bahan yang berkualitas serta di desain sedemikian rupa sehingga nyaman saat di pakai oleh penggunanya.  Sebaliknya, bila topi di buat secara asal-asalan oleh produsen topi, maka topi tidak akan nyaman saat di pakai serta tidak enak di lihat mata karena tidak presisi dan seimbang. Begitupun juga dengan bahan yang di gunakan. Bila bahan yang di gunakan bagus, maka topi akan tahan lama dan nyaman saat di kenakan sehari-hari.
 
 


Related Article